Agen Bola - Tiada maaf bagimu, mungkin itulah kata-kata yang tepat buat gambarkan hubungan pelatih Chelsea, Antonio Conte dengan pemainnya Diego Costa. Meskipun hingga saat ini Chelsea masih belum mendapatkan striker pengganti Diego Costa, tapi pelatih The Blues tetap ngotot membuang Diego Costa.
Bulan lalu, Diego Costa mengklaim bahwa Conte telah memberitahukan kepadanya melalui pesan singkat (SMS) bahwa dia tidak lagi masuk dalam rencananya di Stamford Bridge. Dan sejak saat itu pula The Blues pun secara aktif memburu striker Everton, Romelu Lukaku. Tapi sayangnya harapan mendatangkan striker 24 tahun asal Belgia itu harus pupus di tengah jalan. Chelsea ditikung oleh Manchester United yang berhasil membayar mahar transfer sebesar 75 juta poundsterling atau setara Rp 1,3 triliun kepada Everton.
Menurut Sky Sports News, kegagalan mendapatkan tandatangan Lukaku sama sakali tak membuat Conte khawatir. Pelatih asal Italia itu tetap pada keputusannya untuk membuang Diego Costa, meski The Blues harus menanggung resiko tidak mendapatkan striker yang sepadan untuk musim depan.
Dengan demikian sudah dipastikan masa depan Diego Costa sudah tamat di Stamford Bridge. Bagi seorang striker yang telah mencetak 20 gol Premier League dan membantu The Blues memenangkan gelar musim lalu, dan kemudian dibuang oleh pelatihnya sendiri tentu sangat menyakitkan.
Sebagai pembalasan, Diego Costa sudah memutuskan bertahan di Chelsea paling tidak sampai January 2018 mendatang. Costa melakukan itu agar menghambat Chelsea mendapatkan striker sekelas Romelu Lukaku. Disamping juga Costa hanya ingin bermain di Atletico Madrid yang saat ini terkena larangan transfer pemain dari FIFA hingga January 2018.
Di pihak Antonio Conte, sepertinya bersih keras tidak ingin menggunakan jasa Costa lagi. Tampaknya dipinjamkan jangka pendek ke klub lain menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Sejauh ini Chelsea belum menemukan striker berkelas untuk menggantikan peran Costa.










