Agen bola- Ada banyak mitos di masyarakat khususnya Indonesia
yang memperdebatkan bahwa orang gemuk memiliki ukuran penis yang lebih
kecil dibanding dengan orang yang berbadan normal. Benarkah demikian?
Mitos ini tersebar luas dan mendarah daging sampai ke pelosok negeri.
Ada juga yang mengatakan bahwa semakin orang itu bertambah gemuk, maka
penis akan menyusut. Lantas apakah benar bahwa obesitas dan ukuran penis
memiliki hubungan? Mari kita kupas secara rinci.
Pada dasarnya,
orang gemuk tidak selalu memiliki ukuran penis yang kecil dan pendek.
Bahkan tidak benar jika obesitas mampu mengecilkan ukuran penis.
Sebuah
peneliti mengungkapkan bahwa sebenarnya berat badan tidak mengubah
ukuran penis secara fisik, yang menjadikannya lebih pendek, atau lebih
panjang,. Akan tetapi, pria yang memiliki perut buncit akan mengalami
kantong lemak di daerah panggul sekitar penis. Semakin gemuk seseorang,
maka semakin banyak pula lemak yang berkumpul di daerah tersebut.
Sehingga penis akan terlihat semakin pendek karena tertutup lemak.
Bahkan
ada beberapa kasus yang paling parah, orang yang memiliki obesitas
cenderung tidak bisa melihat penisnya sendiri. Itu disebabkan oleh lemak
yang menutupi penis tersebut.
Secara fisik, penis memang tidak menjadi lebih
pendek. Namun yang harus diingat adalah semakin gemuk seseorang, maka
akan menjadi lebih pendek secara fungsional. Ingat, secara fungsional.
Artinya, orang tersebut akan kesulitan melakukan penetrasi saat
berhubungan badan dengan istri karena penis terganjal lemak di
sekitarnya. Akibatnya penetrasi tidak bisa maksimal alias tidak bisa
masuk lebih dalam.
Menurut Dr. Edward Karpman, seorang urolog berbasis di California,
mengatakan bahwa setiap berat badan bertambah sekitar 22,5kg, maka orang
itu akan menenggelamkan penisnya sendiri sedalam 1 inci.
Untuk
itu, bagi Anda yang memang kebetulan memiliki badan atau perut besar dan
penis kecil, sebaiknya segera melakukan diet. Ingat, Anda harus
melakukan diet untuk menghilangkan lemak di sekitar penis, bukan malah
memperpanjang penis. Nah, ini juga banyak sekali kesalahan pemahaman di
kalangan masyarakat. Mereka lebih banyak percaya pada obat untuk
memperpanjang penis daripada diet untuk memaksimalkan ukuran secara
alami.
Mungkin Anda akan bertanya, benarkah penis akan bertambah panjang setelah diet berhasil?
Kembali
lagi, faktanya ini bukan panjang secara fisik, melainkan panjang secara
fungsional. Jika diet Anda berhasil menghilangkan lemak di sekitar
panggul dan bagian intim tersebut, maka penis akan terlihat menonjol
karena tidak terhalang lemak. Secara fungsional, maka Anda juga tidak
akan kesulitan melakukan penetrasi saat berhubungan seks dengan sang
istri tercinta.
Itulah penjelasannya. Semoga mencerahkan dan bermanfaat!










